Eight, Another Eight.

Ga kerasa banget, udah 3 semester terlewat dari pertama kali gue menjadi seorang mahasiswa. Gue bersyukur banget buat kelompok PBL gue yang pertama, PBL 8, yang sekarang gue kenal dengan PBL Tuba. Dua semester kelewat, hadirlah di semester tiga ini, PBL baru yang luar biasa, PBL 8 juga, yang sekarang gue kenal sebagai PBL Sissy …

Continue reading Eight, Another Eight.

Advertisements

DBC CONCERT XI – INSEGUIMENTO (part 2)

Dan gue agak gak menyangka kalau anak kecil itu, yang belakangan diketahui bernama Cecil, masuk ke rumah di'Pietro itu dan dia dengan sadisnya ngebunuh si pak Fererro...gila ga sih? Cara dia ngebunuh ituloh yang sampe ketawa ketiwi, senyum senyum, like, did you enjoy it? kind of question. Akhirnya pak Fererro meninggal dan si Agatha ini jadi stress …

Continue reading DBC CONCERT XI – INSEGUIMENTO (part 2)

DBC CONCERT XI – Inseguimento (part 1)

(introduction) So, gue udah nonton konsernya dan hasilnya adalah.......okelah.. boleh boleh. Jadi, seperti yang udah pernah gue post sebelumnya, kampus gue mengadakan suatu konser (drama musikal gitu) yang dimainkan oleh anak- anak fk, terutama teman- teman gue yang luarbyasahh! Gue gasabar banget emang sama hari h nya, karena dari teaser- teaser yang dikeluarkan, ( cek …

Continue reading DBC CONCERT XI – Inseguimento (part 1)

EIGHT IS INFINITE. 8.

Kadang gue berpikir, dan mungkin banyak orang yang pernah berpikir, kalau perpisahan (good bye) itu adalah sesuatu yang harus ditangisi atau sesuatu yang harus disyukuri? Gue sendiri akan bilang itu tergantung. Tapi yang jelas, pisah sama orang- orang keren yang jadi tempat gue belajar dari awal kuliah, tentu patut buat ditangisi. Berawal dari pembagian kelompok …

Continue reading EIGHT IS INFINITE. 8.